Home / Pemerintah

Selasa, 13 September 2022 - 20:37 WIB

Respon Keluhan Pelanggan, Bakri Siddiq Kembali Sidak WTP Lambaro

mm Redaksi

NOA | Banda Aceh – Penjabat Wali Kota Banda Aceh Bakri Siddiq kembali melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke unit Water Treatment Plant (WTP) Perumdam Tirta Daroy di kawasan Lambaro, Aceh Besar, Selasa (13/09/2022).

Begitu tiba di lokasi, Bakri Siddiq langsung meninjau fasilitas pengolahan air bersih yang bersumber dari Krueng Aceh tersebut. Tampak mendampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jalaluddin, Dirut Perumdam Tirta Daroy T Novizal Aiyub, Direktur Teknik Irwandi, dan Direktur Administrasi dan Keuangan Samirul Fuadi.

Kunjungan kali keduanya pasca dilantik pada Juli lalu ini, guna merespon keluhan pelanggan. “Sejak dari bulan tujuh hingga sembilan, saya menerima sejumlah keluhan dari masyarakat, baik via WA maupun langsung, terkait dengan kurangnya suplai air. Khususnya yang banyak dari daerah Lambaro Skep dan Lampulo.”

Baca Juga :  Mendagri Minta Pemda Manfaatkan Seleksi PPPK Tahap II

Di samping itu, ia juga ingin mengevaluasi kinerja Perumdam Tirta Daroy selama ini. “Dua bulan yang lalu, saya juga pernah datang ke mari dan telah menyampaikan beberapa instruksi mengenai perbaikan pelayanan kepada jajaran direksi. Hari ini saya ingin melihat sejauh mana progresnya,” ujar Bakri.

Hasil peninjauan, pj wali kota mengungkapkan bahwa kapasitas produksi air di WTP Lambaro sudah memadai. “Dari kapasitas maksimal 800, saat ini produksinya mencapai 700 liter per detik, bahkan meningkat 100 meter liter per detik dibanding rata-rata 600 liter per detik,” ujarnya lagi.

Baca Juga :  Mendagri Apresiasi Capaian Kinerja Pj Gubernur Aceh di Triwulan I Tahun 2024

Seyogyanya, debit air yang bertambah berbanding lurus dengan pelayanan kepada masyarakat, sehingga keluhan bisa berkurang. “Terkait problem suplai air seperti di Lambaro Skep, pihak Perumdam Tirta Daroy sedang memperbaiki jaringan perpipaaan bocor dan tumpang tindih yang mempengaruhi kecilnya tekanan air.”

Ia pun menginstruksikan Perumdam Tirta Daroy untuk menuntaskan masalah tersebut dalam waktu yang tak terlalu lama. “Dalam tiga atau empat bulan pasca saya menjabat (September atau Oktober 2022), Perumdam Tirta Daroy harus mampu melayani pelanggan lebih baik, walau belum bisa memuaskan semua,” ujarnya seraya meminta call center pengaduan dioptimalkan.

Baca Juga :  Puluhan Ribu Siswa di Aceh Besar Ikuti Aksi 1 Jam Pungut Sampah

Terkait dengan debit air baku yang masih fluktuatif (bergantung pada bendungan karet plus air pasang), Bakri mengatakan akan mengupayakan tambahan reservoir. “Ke depan kita akan upayakan lahan kosong untuk reservoir penampungan air baku. Jadi stok/debit air baku kita selalu tersedia, seperti yang telah diterapkan di Surabaya,” katanya. []

Share :

Baca Juga

Daerah

Presiden Prabowo Wakafkan 70.000 Al-Qur’an kepada Masyarakat Terdampak Bencana Sumatera

Nasional

Menkumham : Kado Hari Ulang Tahun RI, Saya mengapresiasi kinerja Dirjen Imigrasi

Aceh Barat

Wabup Aceh Barat Ajak Warga Kibarkan Merah Putih Sambut HUT RI ke-80

Nasional

Pelindungan Pekerja Migran melalui Nota Kesepahaman dan SEB

Daerah

Mendagri Tito Ungkap Strategi Percepatan Penanganan Pascabencana Sumatra

Aceh Besar

16 Ketua TP PKK Gampong Seulimuem Dilantik dan Dikukuhkan sebagai Bunda PAUD

Aceh Barat

Dishub Aceh Barat Lakukan Pengawasan Lalu Lintas, Penertiban Parkir, dan Bongkar Muat

Hukrim

Cegah Calon PMI Jadi Korban Perdagangan Orang, 146 Personel Imigrasi Kawal Desa Binaan