Home / Pemerintah Aceh

Rabu, 27 Juli 2022 - 15:14 WIB

Pj Gubernur Aceh dan Ketua DPRA Bertemu Menteri LHK Kadis DLHK Aceh: Kementerian Dukung Ketahanan Pangan Santri dan Kembangkan UMKM

REDAKSI - Penulis Berita

Banda Aceh I Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) menyatakan siap memfasilitasi sarana dan prasarana pengolahan hasil hutan, sekaligus menumbuhkembangkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Provinsi Aceh.

Informasi ini disampaikan Kepala Dinas (Kadis) Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Aceh A. Hanan, SP, MM, usai mendampingi Penjabat Gubernur Aceh Achmad Marzuki, Ketua DPR Aceh Saiful Bahri dan Anggota DPR RI asal Aceh HM Salim Fakhry SE (Fraksi Partai Golkar), bertemu Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Prof. Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc di Kantor Kementerian LHK Gedung Manggala Wana Bakti, Jakarta, Rabu, 27 Juli 2022.

Ikut juga hadir dan mendampingi Ketua DPRK Aceh Tenggara Denny Febrian Roza SSTP M.Si, sedangkan Menteri LHK didampingi Sekjen, Plt Dirjen KSDAE, Dirjen PSKL dan Direktur RPPWPH.

Baca Juga :  Vaksinasi Massal Pemerintah Aceh Hari ke-207 Didominasi Suntik Dosis 3

Menurut Hanan, dalam pertemuan tersebut, Pj Gubernur Aceh menyampaikan beberapa hal, terkait dengan tata kelola hutan Aceh seperti, konflik gajah dengan manusia. Pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya UMKM.

Selain itu, penyelesaian konflik tenurial terhadap kopi dalam kawasan hutan di Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah serta pembangunan jalan Kutacane (Aceh Tenggara) menuju Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

Mensikapi laporan tersebut, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Prof. Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc menyatakan dukungannya, menyelesaikan konflik antara gajah dan manusia dengan cara, Kementerian LHK akan membangun demplot areal pengembangan jagung sebagai pakan gajah.

Baca Juga :  MPU Keluarkan Taushiyah, Idul Adha 10 Juli, Pastikan Hewan Qurban Bebas Dari PMK

“Sedangkan pemberdayaan ekonomi masyarakat, Ibu Menteri meminta Direktorat Jenderal (Dirjen) Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (PSKL), memfasilitasi sarana dan prasarana pengolahan hasil hutan, sekaligus menumbuhkembangkan UMKM,” jelas Kadis LHK Aceh A. Hanan, SP, MM melalui Anggota Tim Kerja Pj Gubernur Aceh Bidang Media dan Komunikasi, Muhammad Saleh.

Selain itu, terkait penyelesaian konflik tenurial terhadap kopi dalam kawasan hutan di Aceh Tengah dan Bener Meriah, Menteri LHK Siti Nurbaya memberi arahan agar dapat diselesaikan melalui skema perhutanan sosial dan PBPH melalui BUMD.

“Ibu Menteri juga mendukung pembangunan Jalan Kutacane-Langkat yang diajukan Bapak Pj Gubernur Aceh kepada Kementerian PUPR dan akan menerbitkan Perizinan Penggunaan Kawasan Hutan atau PPKH,” jelas A. Hanan.

Baca Juga :  Asisten 3 Sekda Aceh Buka Sosialisasi Standar Kompetensi Jabatan

Kecuali itu, Kementerian LHK juga akan mempercepat pembangunan DAOPS Mangala Agni di Wilayah Barat-Selatan Aceh yang rawan terhadap kebakaran hutan serta lahan.

“Kebijakan ini sekaligus bersinergi dengan Kementerian Pertanian dan pihak terkait lainnya, sehingga dapat melaksanakan program kegiatan mendukung ketahanan pangan pada areal kawasan hutan yang telah diterbitkan izin perhutanan sosial,” ulas A. Hanan.

“Khusus penghijauan, Menteri LHK juga mendukung program Pj Gubernur Aceh Achmad Marzuki, terkait program penghijauan dayah dan fasilitas umum serta sosial, sekaligus mendukung ketahanan pangan santri dalam bentuk bantuan tanaman produktif,” tambah A. Hanan.***

Sumber Berita

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Gubernur Nova: Pelantikan adalah Upaya Mendorong Pemantapan Penyelenggaraan Pemerintahan

News

Pemerintah Aceh Serahkan 5 Unit Pesawat Cessna untuk SMK Penerbangan Aceh

Pemerintah Aceh

Kemenko Polhukam Inisiasi Pertemuan Pemerintah Aceh dan Sumut Finalkan Status Empat Pulau

Pemerintah Aceh

MAA Aceh Nilai Peran Imum Mukim Dipandang Sebelah Mata

Pemerintah Aceh

Vaksinasi Massal Covid-19 Pemerintah Aceh Kini Capai 101.382

News

Sekda Aceh Minta Keuchik Selesaikan Segera Penetapan APBG

Banda Aceh

Perangi Narkoba, Pelajar SMA Ikuti Diklat Konselor Sebaya

Pemerintah Aceh

Dyah Apresiasi Masyarakat Galus dalam Melestarikan Tradisi Budaya kepada Anak