Home / Daerah / Hukrim

Jumat, 10 Januari 2025 - 16:21 WIB

Pernyataan Wanhar Lingga Melukai Hati Profesi Insan Pers

mm Redaksi

Wanhar Lingga (Pertama Kanan) saat bersama Safriadi Oyon (Pertama Kiri). (Foto : Dok Fb Wanhar Lingga).

Wanhar Lingga (Pertama Kanan) saat bersama Safriadi Oyon (Pertama Kiri). (Foto : Dok Fb Wanhar Lingga).

Aceh Singkil – Pernyataan Wanhar Lingga disaat penutupan Festival Budaya Tanjung Mas di Kecamatan Simpang Kanan melukai hati profesi Insan Pers Media Online, Media Cetak, Radio dan Media TV di Kabupaten Aceh Singkil.

Pernyataan Wanhar Lingga tersebut menantang para media saat penutupan festival budaya Tanjung Mas, minggu (29/12/2024) yang lalu.

Ia melontarkan perkataan sombong tersebut, Bung teman – teman media itu terlalu kecil pemberitaan kalian-kalian, bahwa festival budaya tanjung mas telan dana Rp.150 Juta.

“Jadi teman – teman media, jadi ayo silahkan diaudit, kami tantang teman-teman media, itu terlalu kecil pemberitaan kalian terkait dana festival Rp.150 Juta itu.” Kata, Wanhar Lingga.

Baca Juga :  Pj Bupati Aceh Besar Hadiri Peresmian 2.664 Titik Air se-Indonesia secara Vidcom Bersama Pangdam IM

Ia menyebutkan bahwa festival budaya Desa Tanjung Mas saat tersebut juga tanpa dana disaat itu Desa Budaya Tanjung Mas menjadi juara I ditingkat Nasional.” Jelas, Wanhar.

Kalau itu kalian-kalian permasalahkan Rp150 Juta Festival Budaya Tanjung Mas menelan dana, waduh terlalu kecil bung, iya terlalu kecil, silahkan diaudit, tanjung mas ini sudah berintegritas dan berkomitmen, bahwa kami sangat menyakini itu.” Ungkap, Wanhar

“Jadi teman-teman media belajar lagilah, kamipun yakin itu teman-teman media, kalau mau tanding nulis itupun boleh, kalau boleh, teman-teman RRI selamat datang.” Tegas, Wanhar

Baca Juga :  Kembali Terulang, Nelayan Aceh Singkil Diterkam Buaya Saat Mencari Tripang

Ia menjelaskan, Bapak dan Ibu perlu kami pertegaskan disini sekali lagi, bahwa Desa Budaya ini adalah menjadi cikal bakal kita kedepan, bagaimana untuk membangkitkan kembali semangat kebudayaan kita.” Tambah Wanhar

“Kami juga sangat menyakini itu, kemudian bahwa usulan tiga desa budaya baru, dimana kami baca berita dari salah satu media, jadi tentang kebudayaan ini sangat luar biasa.” tuturnya

Wanhar juga mengulas, sejarah adanya Desa Budaya Tanjung Mas. Bahwa Desa Budaya Tanjung Mas dipilih langsung Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia melalui Direktorat Pengembangan & Pemanfaatan Kebudayaan di Mendikbud RI.

Baca Juga :  Ketika Kapal Boat Bergoyang

Bahwa dari 356 Desa diseluruh Indonesia pada saat itu tahun 2021. Dengan kendala yang begitu sangat besar, dimana saat itu dengan pendanaan yang sangat minim.

“Tetapi Bapak/Ibu semangat hati hadir dari warga Tanjung Mas, semangat hadir dari Pemerintah Desa, sehingga menobatkan Desa Tanjung Mas menjadi Juara I Budaya terbaik ditingkat Nasional disaat itu.” tutupnya.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Aceh Barat

Pemkab Aceh Barat Gelar Lokakarya 7 Festival Panen Hasil Belajar Program Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 10

Daerah

Tingkatkan Disiplin Kerja, Pegawai Sekretariat Majelis Adat Aceh Singkil Tandatangani Pakta Integritas

Daerah

Pemerintah Aceh Waspadai Ancaman TBC dan Campak di Pengungsian Pascabencana Banjir dan Longsor

Daerah

Layanan VOA (Visa On Arrival) BSI Aceh Ramai di Kunjungi Turis Mancanegara

Aceh Timur

Minim Mobiler, Murid SDN 1 Darul Aman Terpaksa Belajar Dilantai

Banda Aceh

Jamaluddin Idham: Pengeroyokan di Masjid Sibolga Tindakan Biadab, Negara Tidak Boleh Diam!

Aceh Barat

Aceh Barat Juarai Cabor Badminton di O2SN Provinsi

Hukrim

PWI Aceh Siap Advokasi Kekerasan Terhadap Wartawan di Sabang