Home / Banda Aceh / Hukrim

Sabtu, 2 Oktober 2021 - 16:25 WIB

Korupsi Pengaspalan Jalan di Simeulu, Ditreskrimsus Polda Aceh Sebut Kerugian Negara Mencapai Rp9 Miliar Lebih

REDAKSI - Penulis Berita

Ilustrasi

Ilustrasi

NOA l Banda Aceh – Kepolisian Daerah Aceh melalui Ditreskrimsus berhasil mengungkap kasus Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) pada pekerjaan pengaspalan jalan yang dianggarkan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Simeulue tahun 2019.

“Kasus tersebut terjadi pada tahun 2019. Di mana Dinas PUPR Simeulue memiliki pekerjaan berupa pengaspalan jalan Simpang Batu Ragi-jalan arah Simpang Patriot dengan nilai Pagu Rp.12.841.500.000,” jelas Dirreskrimsus Polda Aceh Kombes Pol Sony Sanjaya, S.I.K., dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (2/10/2021).

Baca Juga :  Menpan RB Tinjau Layanan Publik di Polresta Banda Aceh

Sony menyebutkan, pekerjaan yang dikerjakan oleh PT IMJ (inisial perusahaan) tersebut tidak selesai hingga berakhirnya masa kontrak kerja pada tanggal 29 Desember 2019 dan sempat diberikan tambahan waktu kontrak selama 50 hari kerja sampai dengan 17 Februari 2020.

Kemudian, lanjut Sony, saat progress pekerjaan baru mencapai 65persen, penarikan dananya sudah mencapai 95 persen dengan sisa 5 persen retensi.

“Uang yang ditarik sudah melebihi progress pekerjaan dan hasil pekerjaan di lapangan pun tidak memenuhi spesifikasi yang disyaratkan. Namun, ke seluruhan dokumen pelaksanaan serta pertanggungjawaban dibuat seolah-olah sudah selesai 100 persen,” beber Sony.

Baca Juga :  Relawan Tolak Pembekuan Pengurus PMI Banda Aceh

Dalam kasus tersebut, kata Sony, 6 orang sudah ditetapkan sebagai tersangka, yaitu BF selaku PPK, AS selaku kuasa Direktur, IH selaku PA, IS selaku PA, YS selaku pemilik pekerjaan, dan MI selaku PPTK.

“Petugas juga menyita barang bukti berupa dokumen, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pembayaran,” kata Sony.

Sony juga menyampaikan, berdasarkan hasil audit kerugian keuangan negara yang dikeluarkan oleh auditor BPKP Perwakilan Aceh, kerugian negara mencapai Rp.9.032.187.894.

Baca Juga :  Dalih Uang KKN, Enam Mahasiswi Pidie Ditipu Senior

“Adapun kepada tersangka diterapkan Pasal 2 ayat (1) dan atau pasal 3 UU RI nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan undang-undang nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP,” tuntas Sony.(RED).

Share :

Baca Juga

Hukrim

Penjambret HP Milik Mahasiswi di Banda Aceh Diciduk Polisi

Banda Aceh

DRKA lakukan Penandatanganan Kerja Sama Dengan 10 Pengelola Usaha Dalam Rangka Pemanfaatan KIA

Hukrim

Tim Rimueng Polresta Banda Aceh Ringkus Pelaku Pencabulan

Banda Aceh

Kapendam Iskandar Muda Gelar Silahturahmi Bersama Insan Pers

Banda Aceh

Sosok Achmad Marzuki di Mata Pemuda, usai Didemo oleh Mahasiswa Aceh

Banda Aceh

GMPA Rekom Safrizal ZA Sebagai Pj Gubernur Aceh

Banda Aceh

Satresnarkoba Polresta Banda Aceh Amankan 22 Tersangka

Banda Aceh

Imran Joni, Pertama Serahkan Berkas