Home / Ekbis

Rabu, 26 Juni 2024 - 11:20 WIB

Haji Uma Minta BSI Dievaluasi Menyeluruh

REDAKSI

Anggota Komite IV DPD RI asal Aceh, SudirmanSudirman alias Haji Uma. (Foto: noa.co.id/FA)

Anggota Komite IV DPD RI asal Aceh, SudirmanSudirman alias Haji Uma. (Foto: noa.co.id/FA)

Jakarta – Anggota Komite IV DPD RI asal Aceh, Sudirman, menilai evaluasi secara komprehensif menjadi langkah penting yang harus dilakukan oleh Bank Syariah Indonesia (BSI) imbas penarikan dana berjumlah besar oleh PP Muhammadiyah beberapa waktu lalu.

Menurutnya, evaluasi menyeluruh tidak hanya dilakukan dalam kaitannya dengan kejadian penarikan dana yang dilakukan PP Muhammadiyah. Namun juga meliputi berbagai aspek terkait profesionalitas kinerja dan kualitas layanan publik.

Baca Juga :  Sepi Pembeli Daging Sapi Idul Adha 1445 Hijriah

“Dalam pandangan kami selaku anggota Komite IV DPD RI, yang salah satu bidang kerjanya meliputi sektor perbankan dan BSI bagian dari mitra kami. Dengan apa yang terjadi, evaluasi menyeluruh menjadi sebuah urgensi yang mesti dilakukan oleh BSI,” kata Sudirman atau yang akrab disapa Haji Uma, kemarin.

Menurut Haji Uma, evaluasi menjadi langkah penting guna memperbaiki segala kelemahan sehingga kedepan BSI menjadi lebih baik dan profesional dalam segala aspek, terutama kinerja manajemen serta kualitas layanan publik.

Baca Juga :  Tingkatkan Promosi Produk Aceh, Disperindag Akan Laksanakan Business Matching Indonesia (Aceh) – Malaysia (Kedah)

“Apalagi mengingat, kasus penarikan dana berjumlah besar oleh PP Muhammadiyah ikut mempengaruhi opini dan kepercayaan serta citra BSI di mata publik saat ini. Jadi, evaluasi untuk perbaikan bagian upaya guna memperbaiki citra BSI di mata publik,” kata Haji Uma.

Sementara terkait dengan kasus penarikan dana PP Muhammadiyah, Haji Uma menilai evaluasi spesifik juga harusnya segera dilakukan sehingga publik mendapat penjelasan terkait hal ini.

Baca Juga :  BSI Perkuat Ekosistem Ziswaf di Aceh, Sinergi dengan Baitul Mal Aceh

Dengan begitu, publik menjadi jelas dan tidak berasumsi liar yang kemudian berdampak bagi citra BSI.

“Sebagai representasi masyarakat Aceh, dimana BSI menjadi perbankan utama dan dominan. Kami meminta BSI menjelaskan kepada publik terkait hal tersebut agar tidak berkembang asumsi liar yang akan berdampak terhadap citra BSI,” demikian Haji Uma.

Penulis: Hidayat S

Editor: Amiruddin MK

Share :

Baca Juga

Ekbis

Pemerintah Aceh Terima Dividen Rp. 213 Milyar dari Bank Aceh

Daerah

Dahlan Iskan Ajak Karyawan PT PEMA “Memindahkan Ufuk”

Ekbis

Kinerja BSI Makin Solid, Pembiayaan Tumbuh Double Digit

Ekbis

Penyelenggaraan WWF Ke-10 Meningkatkan Pendapatan UMKM di Bali

Ekbis

Ramadhan Fair Jilid 2, Pemkab Nagan Raya Gaet 50 UMKM

Ekbis

Bangun Pabrik Blue Ammonia di Aceh, Jepang Sumbang RI Rp387 M

Ekbis

Sinergi BUMN, BSI hadir di Kapal Aceh Hebat

Ekbis

Dukung Pengembangan Usaha Mikro, BSI Siap Salurkan 16 Triliun KUR Syariah di 2024