Home / Aceh Selatan / Hukrim

Selasa, 2 November 2021 - 21:17 WIB

Cabjari Bakongan Lakukan Penahanan Terhadap Mantan Ketua Forkas Aceh Selatan

REDAKSI - Penulis Berita

NOA | ACEH SELATAN – Tim penyidik Cabang Kejaksaan Negeri Aceh Selatan di Bakongan (Cabjari Bakongan) akhirnya telah melakukan penahanan terhadap mantan ketua Forkas Aceh Selatan yang sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan Anggaran Dana Desa Gampong Keude Bakongan Kecamatan Bakongan Kabupaten Aceh Seatan Tahun Anggaran 2019.

“Demikian hal tersebut disampaikan Kepala Cabang Kejaksaaan Negeri Aceh Selatan di Bakongan Mohamad Rizky, SH, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (02/11/2021).

Dikatakan Rizky, kedua tersangka tindak pidana korupsi yang ditahan tersebut berinisial LH (53) selaku mantan Keuchik Keude Bakongan serta mantan Ketua DPC APDESI Aceh Selatan merangkap sebagai FORKAS Aceh Selatan.

“Sedangkan tersangka yang berinisial RY (43) merupakan mantan bendahara Gampong Keude Bakongan,” katanya.

Baca Juga :  Sekda Buka Forum Konsultasi Publik Penyusunan RKPD Kabupaten Aceh Selatan Tahun 2023

Sebelumnya, jelasnya Rizky lagi, terhadap tersangka RY telah dilakukan penangkapan pada Senin 1 November 2021 kemarin sekira pukul 16.00 WIB dirumahnya kawasan Gampong Ladang Rimba Kecamatan Trumon Tengah Kabupaten Aceh Selatan.

Penangkapan tersebut dilakukan karena yang bersangkutan tidak memenuhi panggilan tersangka yang secara patut telah diberikan pihak penyidik. Kemudian penyidik melakukan penahanan terhadap tersangka RY pada hari itu juga sekira pukul 23.00 WiB.

Sedangkan tersangka LH secara kooperatif memenuhi panggilan penyidik pada selasa 2 November 2021 di Kantor Cabang Kejaksaan Negeri Aceh Selatan di Bakongan pada pukul 11.00 WIB, dan kemudian digiring penyidik menuju Rumah Tahanan Polres Aceh Selatan di Lapas Kelas IIB Tapaktuan, jelasnya Rizky.

Mohammad Rizky menambahkan bahwa penahanan terhadap tersangka LH dan RY bukan merupakan bentuk kriminalisasi namun sesuai prosedur sebagaimana yang diatur pada pasal 21 KUHP yang dapat menimbulkan kekhawatiran tersangka akan melarikan diri, menghilangkan barang bukti dan mengulangi tindak pidana. Oleh karena itu kedua Tersangka dititipkan di Rumah Tahanan Polres Aceh Selatan di LP Kelas II B Tapaktuan.

Baca Juga :  Innalillahi, Perwira TNI Ditembak Mati OTK di Aceh

Selanjutnya, pihak penyidik akan bekerja melengkapi berkas perkara dan kemudian melimpahkan berkas perkara ke Pengadilan Tipikor Banda Aceh.

“Atas perbuatan kedua tersangka melanggar pasal 2 ayat (1) Jo pasal 18 Undang-undang RI Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP Jo pasal 3 Jo pasal 18 Undang-undang RI Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang RI Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-undang RI Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, dengan ancaman hukuman penjara maksimal 20 Tahun dan denda maksimal Rp. 1.000.000.000,00 ( satu milyar rupiah),” tuturnya Cabjari Bakongan Mohammad Rizky.

Baca Juga :  Urus SKCK, Polisi Beri Pelayanan Khusus Untuk Penyandang Disabilitas

Sementara itu, Kuasa Hukum mantan Keuchik dan Bendahara Gampong Keude Bakongan, Murdani, SH mengatakan bahwa dalam hal ini kami tetap berupaya yang terbaik terhadap kedua terdakwa.

“Kami tetap memprioritaskan azas praduga tak bersalah sebelum ditetapkan Pengadilan bersalah. Maka seseorang itu belum bisa dikatakan bersalah,” katanya. (RED)

Share :

Baca Juga

Hukrim

Terbukti Korupsi, Mantan Keuchik Pulau Bunta Divonis Empat Tahun Penjara

Aceh Selatan

Kapolres Aceh Selatan Bantu Warga Yang Tertimpa Banjir, Kapolda Aceh : Sampaikan Ucapan Terima Kasih ke Jajarannya

Aceh Tenggara

Simpan 2 Paket Sabu, Pria Paruh Baya Diciduk Polisi

Aceh Tenggara

Lerai Perkelahian, Seorang Pria Tewas Ditikam di Aceh Tenggara

Aceh Selatan

Pimpinan Ponpes di Bakongan Dukung Kapolres Aceh Selatan Terkait Vaksinasi

Aceh Selatan

Sambut HUT Aceh Selatan Ke-76, Pemkab Gelar Kegiatan Gotong Royong

Hukrim

Usai Garap Adik Ipar Saat Isteri Melahirkan, Pria Asal Aceh Ini Diringkus Polisi

Hukrim

Jampidum Kejagung Hentikan Penuntutan 7 Kasus Tersangka Pidana Umum Berdasarkan Keadilan RJ.